Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 27 Nov 2017 21:04 WIB

Financial Clinic

Mau Investasi di Pasar Modal? Simak Dulu Tips dari OJK

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Maikel Jefriando-detikFinance Foto: Maikel Jefriando-detikFinance
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada masyarakat yang ingin berinvestasi harus mewaspadai sejumlah risiko. Pasalnya, dengan manajemen risiko yang baik maka imbal hasil yang didapatkan bisa maksimal.

Direktur Pengelolaan Investasi OJK, Sujanto, mengatakan sebelum berinvestasi di pasar modal, calon investor harus memastikan apakah perusahaan investasi tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK. Dia menyebutkan, saat ini banyak perusahaan investasi ilegal atau investasi bodong yang memberikan janji keuntungan besar untuk investor.

"Mau investasi harus pastikan perusahaan terdaftar di OJK, karena sekarang banyak investasi ilegal atau perusahaan bandel yang janji memberikan return atau imbal hasil satu hari 1% sampai 3%. Bahkan ada umrah pun dijanjikan seperti itu, saya tidak sebutlah namanya, pasti sudah tahu," kata Sujanto dalam acara Financial Clinic with OJK 'Menjadi Investor Andal di Pasar Modal Indonesia' di The Ice Palace Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Senin (27/11/2017)

Dia mengatakan, sebelum masuk ke pasar modal, calon investor juga harus memahami kemampuannya dalam berinvestasi. Investor harus mengetahui risiko-risiko apa saja yang kemungkinan akan ditemui investor. Menurut dia, saham memang lebih berisiko dibandingkan reksa dana. Sebaiknya calon investor harus membedakan kedua jenis investasi ini.

"Sama seperti kalau mau berenang, awalnya pasti ke kolam cetek dulu, enggak mungkin langsung kolam dalam. Gayanya juga yang mudah-mudah dulu baru lama-lama bervariasi," imbuh dia.

Sama dengan berenang, investor dalam kegiatan investasi juga lama kelamaan akan memahami kemungkinan apa saja yang akan terjadi di pasar modal.

"Pasti bisa memperhatikan, kolam mana nih yang cetek dan nggak dalam, sama halnya dengan berinvestasi, harus dilihat dulu," jelas dia. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com