Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.540 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.549.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 12,387 poin (0,21%) ke level 6.043,345. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 3,165 poin (0,31%) ke level 1.020,982.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan secara perlahan mulai menguat. Investor domestik juga belum berhenti mengoleksi saham.
Hingga pukul 09.15 waktu JATS, IHSG melaju 13,429 poin (0,22%) ke level 6.044,387. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,235 poin (0,22%) ke level 1.020,052.
Akhir pekan lalu, IHSG bergerak positif hingga menutup perdagangan sore. IHSG menutup perdagangan di 6.030.
Indeks utama Bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan kemarin (08/12) ditutup dalam teritori positif. Indeks Dow Jones naik 0.49% ke level 24,329.16, S&P menguat 0.55% ke level 2,651.50 dan indeks nasdaq berhasil terangkat 0.64% ke level 6,840.08.
Penguatan yang terjadi inline dengan positifnya data Non-Farm Payrolls (NFP) AS bulan November serta data consumer credit bulan Oktober, di mana keduanya mampu meningkatkan optimisme Investor akan prospek perekonomian AS di tahun 2018.
Bursa-bursa regional kompak merespons positif data tersebut dan bergerak di zona hijau. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 2,980 poin (0,01%) ke level 22.814,06.
- Indeks Hang Seng menguat 143,961 poin (0,50%) ke level 28.783,81.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 8,39 poin (0,26%) ke level 3.298,38.
- Indeks Straits Times tumbuh 13,63 poin (0,40%) ke level 3.438,27.











































