Obligasi Tunas Financindo Rp 350 M Bidik Investor Ritel
Selasa, 07 Jun 2005 13:16 WIB
Jakarta - Meski cuma punya duit Rp 1 juta, Anda sekarang bisa membeli obligasi. Untuk pertama kalinya, sektor korporasi meluncurkan obligasi yang ditujukan bagi investor ritel. Penerbit obligasi dengan satuan pemindahbukuan minimal Rp 1 juta itu adalah PT Tunas Financindo Sarana.Obligasi III tahun 2005 itu akan diterbitkan sebesar Rp 350 miliar. Rencananya, obligasi itu akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) mulai 11 Juli 2005. Bertindak sebagai penjamin emisi obligasi ini adalah Trimegah Securities, PT Kresna Securities, dan wali amanat PT Bank Niaga tbk.Menurut Akhabani, Direktur Investment Banking Trimegah Securities, Selasa (7/6/2005), nilai penawaran sebesar Rp 1 juta merupakan hasil konsultasi dengan BES. Rencananya, BES akan memperdagangakan obligasi ritel untuk memperbanyak basis investor mulai 15 Juni 2005. Akhabani menambahkan, obligasi ini ditawarkan untuk semua investor seperti reksadana, asuransi maupun dana pensiun. Namun dengan adanya pemindahbukuan Rp 1 juta, maka investor ritel juga bisa berpartisipasi.Obligasi yang mendapat peringkat A minus dari Pefindo ini, terdiri dari tiga seri yakni seri A berjangka waktu 370 hari, seri B berjangka waktu 2 tahun dan seri C berjangka waktu 3 tahun. Akhabani mengaku bunga obligasi yang ditawarkan belum bisa disebutkan karena menunggu due dilligence meeting sore ini. Namun menurutnya, dengan melihat tren suku bunga yang terus naik, maka obligasi ini akan menyesuaikan dengan tingkat bunga yang ada sekarang. "Karena kita tidak mungkin lagi memberikan tingkat bunga seperti pada bulan-bulan Februari atau Maret," ujarnya.Sementara Dirut Tunas Financindo Halim Gunadi mengatakan, opligasi ini seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja. Pada tahun 2005, Tunas Financindo menargetkan pembiayaan sebesar Rp 1,8 hingga Rp 1,2 triliun, dimana sumber dananya berasal dari chanelling perbankan, modal sendiri dan obligasi. Saat ini, pembiayaan Tunas Financindo sebesar 93 persen untuk kendaraan roda empat dan sisanya untuk kendaraan bermotor. Untuk kendaraan roda empat, 23 persen ditujukan bagi pembiayaan mobil bekas dan 69 persen mobil baru.Obligasi ini masa penawaran awal book building berlangsung 7 hingga 16 Juni 2005 dan masa penawaran umum 1-5 Juli 2005.
(qom/)











































