Arwin Rasyid dan Johny Swandy Calon Kuat Direksi Indosat
Selasa, 07 Jun 2005 17:50 WIB
Jakarta - Berdasarkan penilaian dari Tim Penilai Akhir (TPA) atas hasil fit and proper test yang digelar Jumat pekan lalu, Arwin Rasyid dan Johny Swandy Sjam dikabarkan memperoleh nilai terbaik.Dengan hasil itu, menurut sumber-sumber detikcom, keduanya menjadi kandidat terkuat untuk bisa menduduki posisi orang nomor satu Indosat. Sebelumnya 12 orang telah mengikuti fit and proper test yang dilakukan Deputi Meneg BUMN bidang pertambangan, industri strategis, energi dan telekomunikasi Roes Aryawijaya didampingi Pjs Sekretaris Meneg BUMN Richard Claporth.Hasil fit and proper test itu diserahkan kepada TPA, yang selanjutnya menetapkan satu nama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Widya Purnama itu.Penetapan dirut Indosat akan dilakukan dalam RUPS yang akan digelar Rabu, 8 Juni 2005. Agenda RUPS besok antara lain menyetujui laporan keuangan tahun 2004, penggunaan laba bersih, penunjukan akuntan publik dan pengangkatan jajaran direksi.RUPS September tahun lalu gagal menetapkan dirut Indosat untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Widya Purnama. Saat itu calon kuatnya adalah Yoyo Waluyo Basuki (direktur Lintas Arta).Namun Singapore Technology Telemedia (STT) akhirnya memutuskan untuk tidak menempatkan wakilnya menjadi dirut Indosat.Meski STT memiliki mayoritas saham hingga 41,94 persen, namun untuk posisi dirut tidak akan diisi oleh orang-orang STT. Posisi itu diserahkan kepada pemerintah Indonesia yang hanya memiliki 14,7 persen. STT hanya akan mempertahankan wakil dirut dan beberapa direksi lainnya.Direktur Consumer Market Indosat Hasnul Suhaimi ketika dihubungi detikcom mengakui, dirinya memang mengikuti fit and proper test calon dirut Indosat."Kami secara resmi diundang untuk mengikuti fit and proper test. Setelah itu, kami tidak tahu hasilnya. Kita lihat hasilnya besok saja. Itu urusan pemegang saham," kata Hasnul.Hasnul mengaku dalam RUPS besok, kemungkinan tidak hanya akan menetapkan dirut, namun juga akan merombak jajaran direksi lainnya.Dua belas nama yang mengikuti fit and proper test itu adalah Arwin Rasyid (mantan wapresdir BNI), Hasnul Suhaimi (direktur consumer market Indosat), Wahyu Wijayadi (direktur telekomunikasi tetap dan MIDI Indosat), Sutrisman (direktur corporate services Indosat), Wityasmoro (direktur pengembangan bisnis Indosat), Devi Noor (SVP bussiness advisory group Indosat), Ardhin Ichwan (mantan presdir Sisindosat), Johny Swandy Sjam (SVP pengembangan strategi), S Wimbo Hardjito (SVP Indosat), Fajrie Santosa (SVP Indosat), Ibnu Pratomo (Presdir PT EDI Indonesia) dan Budi Prasetyo (mantan direktur pengembangan bisnis).Saat ini jajaran direksi Indosat terdiri dari Ng Eng Ho (deputy president director), Hasnul Suhaimi (direktur consumer market), Wahyu Wijayadi (direktur telekomunikasi tetap dan MIDI), Wityasmoro (direktur pengembangan bisnis), Raymon Tan (direktur network operation and quality management), Sutrisman (direktur corporate services), dan Joseph Chan (direktur teknologi).
(qom/)











































