IHSG pada sesi I memang sempat menguat, namun sekitar 10.30 waktu JATS IHSG terus berada di zona merah. IHSG sempat menyentuh level terendah di posisi 6.020.
Menurut Analis Samuel Sekuritas Muhammad Al Fatih, penguatan IHSG hari ini dipengaruhi beberapa hal, seperti kondisi cuaca di China yang diperkirakan mampu meningkatkan permintaan batu bara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, penguatan harga minyak juga diperkirakan menjadi penyebab terdongkraknya IHSG.
Sementara, penantian pengumuman suku bunga acuan The Fed di Amerika Serikat (AS) juga ikut mempengaruhi. Sebab banyak yang memprediksikan suku bunga The Fed akan meningkat.
Meski hal itu tidak bagus bagi nilai tukar, namun menurut Al Fatih hal itu berdampak positif bagi beberapa perusahaan yang berorientasi ekspor.
"Rupiah melemah karena dolar menguat kan, jadi pihak ekspor yang diuntungkan," tandasnya. (dna/dna)











































