Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.570 dibandingkan posisi pada perdagangan pagi kemarin di Rp 13.564.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 14,81 poin (0,24%) ke level 6.098,83. Indeks LQ45 melemah 3,788 poin (0,37%) ke 1.028,96.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayoritas sektor melemah tak mampu mengerek laju IHSG pada pembukaan perdagangan saham hari ini. Saham sektor infrastruktur turun paling tinggi sebesar 0,59%.
Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG melemah 23.331 poin (0,38%) ke level 6.090.32. Sementara Indeks LQ45 menurun 3,279 poin (0,61%) ke level 1.024,002.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan semalam (14/12). Indeks Dow Jones tertekan 0.31% ke level 24,508.66, S&P turun 0.41% ke level 2,652.01, dan Nasdaq melemah 0.28% ke level 6,856.53.
Pelemahan tersebut terjadi ditengah positifnya data ekonomi yang rilis semalam. Adapun data tersebut yakni Klaim pengangguran per 09 Desember
turun sebanyak 11.000 orang menjadi 225.000 orang lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang sebanyak 236.000 orang, data ini merupakan yang
terendah selama 5 tahun terakhir.
Kemudian dari penjualan ritel AS bulan November tumbuh 5.8% (yoy) dan 0.8% (mom) lebih tinggi dibanding periode sebelumnya 4.9%(yoy) dan 0.5% (mom)
Selain itu, data ekspor dan impor price masing-masing tumbuh sebesar 0.5% (mom) dan 0.7% (mom), lebih tinggi dibanding sebelumnya sebesar 0.1% (mom) dan 0.1% (mom).
Bursa-bursa regional bergerak negatif pagi ini. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 198,559 poin (0,87%) ke level 22.495,891.
- Indeks Hang Seng melemah 281,820 poin (0,97%) ke level 28.894,501.
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 13,310 poin (0,40%) ke level 3.279,130.
- Indeks Straits Times berkurang 18,350 poin (0,53%) ke level 3.417,430.











































