Dolar AS berada di posisi Rp 13.583 dibandingkan posisi pada perdagangan pagi kemarin Rp 13.572.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 20,8 poin (0,34%) ke level 6.113,092. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 5,340 poin (0,52%) ke level 1.035,674.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara sektoral, sektor saham yang menguat dan melemah seimbang. Sektor barang konsumsi memimpin pelemahan sedangkan sektor tambang memimpin penguatan.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berkurang 13,896 poin (0,23%) ke level 6.133.963 Sementara Indeks LQ45 mundur 4,462 poin (0,43%) ke level 1.035,674.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street berhasil mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru pada perdagangan semalam (18/12). Indeks Dow Jones naik ke level 24,793.72, S&P menguat ke level 2,690.43 dan Nasdaq tembus ke level 6,994 .76.
Penguatan tersebut inline dengan meningkatnya optimisme pasar akan potensi keberhasilan undang-undang reformasi pajak. Adapun dukungan dari mayoritas senator AS menjadikan pelaku pasar semakin yakin jika pemangkasan tarif tersebut mampu terlaksana pada pekan ini, atau menjadi salah satu hadiah natal yang paling ditunggu. Di mana Presiden AS berjanji
akan mengesahkannya sebelum liburan natal tanggal 25 Desember 2017.
Sementara itu, indeks saham regional kompak menguat
Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 melaju 10,371 poin (0,05%) ke level 22.912,14.
Indeks Hang Seng menguat 214,39 poin (0,74%) ke level 29.264,80.
Indeks Komposit Shanghai naik 13,940 poin (0,43%) ke level 3.281,49.
Indeks Straits Times bertambah 3,67 poin (0,11%) ke level 3.418,49. (zlf/zlf)











































