Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 20,8 poin (0,34%) ke level 6.113,092. Indeks tertinggal penguatan pasar saham Asia.
Saham-saham unggulan jadi incaran investor, terutama di sektor finansial dan konsumer. Beberapa indeks sektoral masih ada yang terjebak di teritori negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat jatuh di awal perdagangan, sampai ke titik terendahnya di 6.110,281. Setelah balik arah, IHSG berhasil naik hingga 6.176,450.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 161,052 kali dengan volume 6,422 miliar lembar saham senilai Rp 3,625 triliun. Sebanyak 153 saham naik, 147 turun, dan 116 saham stagnan.
Bursa regional rata-rata masih berada di zona hijau hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang masih melemah.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 35,83 poin (0,16%) ke level 22.865,94.
- Indeks Hang Seng menguat 251,45 poin (0,87%) ke level 29.301,86.
- Indeks Komposit Shanghai naik 23,40 poin (0,72%) ke level 3.291,32.
- Indeks Straits Times bertambah 5,86 poin (0,17%) ke level 3.420,68.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 925 ke Rp 53.900, United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 33.400, Marga Abhinaya (MABA) naik Rp 275 ke Rp 1.380, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 20.600.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 20.275, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 200 ke Rp 6.225, Catur Sentosa (CSAP) turun Rp 102 ke Rp 338, dan Mitrabara (MBAP) turun Rp 100 ke Rp 2.900. (ang/zlf)











































