Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.550 sama dengan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.576.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 1,5 poin (0,02%) ke level 6.181,86. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 0,390 poin (0,04%) ke level 1.044,324.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat 2,435 poin (0,04%) ke level 6.185,826. Sementara Indeks LQ45 juga naik 0,168 poin (0,02%) ke level 1.044,882.
Jeda siang, IHSG melemah 11,305 poin (0,18%) ke 6.172,086. Indeks LQ45 melemah 2,012 poin (0,19%) ke 1.042,702.
Perdagangan saham akhir pekan ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 116.801 kali transaksi sebanyak 19 miliar lembar saham senilai Rp 4,6 triliun.
Tujuh sektor melemah menyeret IHSG ke zona merah. Pelemahan paling dalam dialami sektor industri dasar yang jatuh 0,36%. Sebanyak 146 saham menguat, 153 saham melemah dan 123 saham stagnan.
Indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau pada perdagangan semalam (22/12). Indeks Dow Jones menguat 0.23% ke level 24,782.29, S&P terangkat 0,20% ke level 2,684.57, Nasdaq naik tipis 0.06% ke level 6,965.36.
Penguatan yang terjadi inline dengan data pertumbuhan ekonomi yang solid dan optimisme perekonomian di tahun depan.
Laju IHSG berkebalikan dengan laju positif mayoritas bursa Asia siang ini. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 32,730 poin (0,14%) ke level 22.897,609.
- Indeks Hang Seng menguat 77,719 poin (0,26%) ke level 29.444,779.
- Indeks Komposit Shanghai mendaki 3,750 poin (0,11%) ke level 3.303,810.
- Indeks Straits Times naik 11,340 poin (0,34%) ke level 3.393,900.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 975 ke Rp 80.025, Mega Abhinaya (MABA) turun Rp 295 ke Rp 1.405, Solusi Tuna (SUPR) turun Rp 200 ke Rp 6.300 dan Bank Woori Saudara (SDRA) turun Rp 190 ke Rp 710 (dna/hns)











































