Window dressing sendiri merupakan aksi strategi dari manajer investasi untuk mempercantik portofolionya. Dengan memiliki dana yang besar tentu para manajer investasi bisa melakukan manuver untuk membuat kinerjanya terlihat cemerlang.
Menurut Analis First Asia Capital, David Sutyanto, hari ini menjadi puncak fenomena window dressing. Sementara untuk sisa waktu 3 hari perdagangan saham dari 27-29 Desember, diperkirakan akan sepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David memandang kebanyakan investor juga telah menutup buku dan memilih untuk liburan hingga awal tahun nanti. Sehingga transaksi tidak akan seatraktif hari ini.
David memprediksi IHSG di akhir tahun akan bertengger di kisaran 6.150-6200. Tidak akan ada pergerakan berarti dalam sisa 3 hari perdagangan minggu depan.
"Bisa saja turun koreksi sedikit saja, tapi enggak besar," tandasnya. (dna/dna)











































