Follow detikFinance
Minggu, 24 Des 2017 13:05 WIB

Ini Alasan Jasa Marga Terbitkan Komodo Bond dalam Bentuk Rupiah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Dok. London Stock Exchange Foto: Dok. London Stock Exchange
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menerbitkan surat utang dengan nama Komodo Bond di Bursa Saham London, Inggris pada 13 Desember 2017 lalu. Nilai yang diterbitkan mencapai Rp 4 triliun atau setara US$ 295,7 juta.

Obligasi tersebut adalah surat utang dengan kupon tetap tanpa jaminan berjangka waktu 3 tahun. Obligasi tersebut mendapatkan peringkat Baa3 oleh Moody's dan BB + oleh S&P, dengan menawarkan kupon 7,50% jatuh tempo pada 11 Desember 2020.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengungkapkan, penerbitan Komodo Bond di London, Inggris dilakukan karena kebutuhan pendanaan perseroan dalam pembangunan jalan tol beberapa tahun ke depan. Sehingga, alternatif pendanaan dari luar negeri yang berdenominasi rupiah diperlukan.

"Global bond rupiah ini kan pertama kali. Waktu itu ragu-ragu, ternyata investor asing itu senang. Artinya kondisi Jasa Marga simple, mereka percaya dan mereka percaya sama rupiah," ujar Desi pekan ini, Jakarta, Minggu (24/12/2017).



Penerbitan global bond dengan denominasi rupiah dilakukan sebagai variasi sumber pendanaan perseroan. Upaya ini pun dinilai Desi tidak memiliki risiko nilai tukar, berbeda dengan penerbitan global bond dengan denominasi kurs dolar Amerika Serikat (AS) atau mata uang asing lainnya.

"Kalau Indonesia situ-situ lagi, ini coba dana asing datang ke Indonesia enggak ada risiko kurs karena mereka yang ambil rupiahnya," tutur Desi.



Penerbitan Komodo Bond oleh Jasa Marga menunjukkan kepercayaan investor asing dalam membeli surat utang perseroan Indonesia.

"Kalau US dolar biasa-biasa saja, tapi ini rupiah. Makin mantap dana asing mau beli rupiah," ujar Desi. (ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed