Jokowi Mau Tutup Perdagangan Bursa, Karpet Merah Dibentangkan

Jokowi Mau Tutup Perdagangan Bursa, Karpet Merah Dibentangkan

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 29 Des 2017 11:08 WIB
Jokowi Mau Tutup Perdagangan Bursa, Karpet Merah Dibentangkan
Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Jakarta - Hari ini merupakan hari terakhir perdagangan saham tahun ini. Seperti biasa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengadakan acara seremonial penutupan perdagangan tahunan.

Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri acara ini dan secara seremonial akan menutup perdagangan terakhir di tahun ini.

Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan mengatakan jika benar Jokowi jadi hadir, maka dia menjadi Presiden pertama yang menutup perdagangan saham tahunan. Sebab biasanya Presiden hanya hadir ketika pembukaan perdagangan saham tahunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya ini acara tahunan mudah-mudahan kalo Presiden jadi hadir sejauh ini masih confirm. Ini adalah penutupan perdagangan pertama kali oleh Presiden, biasanya Presiden di pembukaan, sedikit beda di sana," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Jokowi dijadwalkan hadir pada pukul 15.25 WIB. Nantinya, Presiden akan memberikan pidato dan menekan palm hand screen sebagai tanda ditutupnya perdagangan saham tahunan.

"Beliau akan memberikan arahan kemudian nanti mudah-mudahan ada dialog dengan pelaku pasar," imbuhnya.

Pihak BEI pun sudah melakukan persiapan untuk menyambut Jokowi. Salah satunya dengan membentangkan karpet merah untuk menyambutnya.

Karpet merah tersebut terbentang dari lobi utama Gedung BEI dan menuju main hall lantai bursa. Di area main hall juga sudah tertata bangku-bangku yang dilapisi kain putih.

Sementara untuk pengamanan, Nicky mengaku pihak gedung hanya menerapkan persiapan pengamanan seperti biasa. Namun nanti dari pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tentunya juga mempersiapkan pengamanan tersendiri.

Sebelum acara seremonial penutupan perdagangan saham, rencananya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan melakukan peluncuran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait dengan Obligasi Daerah, Green Bond, dan E-Registration.

Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Komisioner OJK, juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, serta Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia.

Sementara untuk pembukaan perdagangan tahunan pada 2 Januari 2018 rencananya juga akan dihadiri oleh Jokowi. Secara seremonial dia juga akan kembali membuka perdagangan tahunan. (ara/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads