Jokowi Tutup Perdagangan Saham, Begini Pengamanan Gedung BEI

Jokowi Tutup Perdagangan Saham, Begini Pengamanan Gedung BEI

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 29 Des 2017 13:32 WIB
Jokowi Tutup Perdagangan Saham, Begini Pengamanan Gedung BEI
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini dijadwalkan akan menutup perdagangan saham tahunan sore nanti. Sejumlah persiapan pun telah dipersiapkan.

Dari sisi pengamanan siang hari ini sudah tiba satu unit mobil penjinak bahan peledak (Jihandak). Mobil tersebut parkir di depan Gedung BEI, Jakarta.

Menurut penuturuan Satuan Pengamanan Gedung BEI, pengamanan akan semakin ditingkatkan jelang sore hari nanti. Personel yang disediakan masih sama dengan hari-hari biasanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak BEI pun sudah melakukan persiapan untuk menyambut Jokowi. Salah satunya dengan membentangkan karpet merah untuk menyambutnya.

Karpet merah tersebut terbentang dari lobi utama Gedung BEI dan menuju main hall lantai bursa. Di area main hall juga sudah tertata bangku-bangku yang dilapisi kain putih.
Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan mengatakan jika benar Jokowi jadi hadir, maka dia menjadi Presiden pertama yang menutup perdagangan saham tahunan. Sebab biasanya Presiden hanya hadir ketika pembukaan perdagangan saham tahunan.

"Sebenarnya ini acara tahunan mudah-mudahan kalo Presiden jadi hadir sejauh ini masih confirm. Ini adalah penutupan perdagangan pertama kali oleh Presiden, biasanya Presiden di pembukaan, sedikit beda di sana," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Jokowi di jadwalkan hadir pada pukul 15.25 WIB. Nantinya Presiden akan memberikan pidato dan menekan palm hand screen sebagai tanda ditutupnya perdagangan saham tahunan.

"Beliau akan memberikan arahan kemudian nanti mudah-mudahan ada dialog dengan pelaku pasar," imbuhnya.

Sebelum acara seremonial penutupan perdagangan saham, rencananya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan melakukan peluncuran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait dengan Obligasi Daerah, Green Bond, dan E-Registration.

Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Komisioner OJK, juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, serta Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia.

Sementara untuk pembukaan perdagangan tahunan pada 2 Januari 2018 rencananya juga akan dihadiri oleh Jokowi. Secara seremonial dia juga akan kembali membuka perdagangan tahunan. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads