Follow detikFinance
Rabu, 03 Jan 2018 09:20 WIB

OSO Securities: IHSG Diproyeksi Bergerak Melemah

Oso Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan hari pertama tahun 2018, IHSG ditutup turun 0.26% ke level 6,339.23. Mayoritas indeks sektoral berakhir dalam zona merah, di mana sektor aneka industri dan perdagangan memimpin penurunan masing-masing sebesar 1.03% dan 1.03%. Saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya : BMRI, ASII, UNTR, TRAM, dan BBNI.

Koreksi wajar pada IHSG terjadi seiring aksi ambil untung para pelaku pasar mengingat IHSG telah berturut-turut membukukan kenaikan sebanyak sembilan kali selama empat pekan kemarin.

Adapun rilisnya data inflasi sepanjang tahun 2017 sebesar 3.61% tetap terjaga di kisaran target pemerintah 4% (±1%) nampaknya belum mampu menggerakkan indeks ke teritori positif.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp 443.35 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi 0.30% ke level Rp 13,514.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (02/01). Dow Jones menguat ke level, S&P naik ke level, dan Nasdaq terangkat ke level. Indeks MSCI seluruh dunia naik 0.74%.

Penguatan terjadi seiring optimisme investor akan tahun 2018, di mana mereka berspekulasi bahwa pasar saham akan mampu memberikan keuntungan yang lebih besar di tahun ini. Adapun penerapan tarif pajak yang baru, serta berbagai kebijakan yang mendukung perekonomian menjadi kunci utama untuk mewujudkan hal tersebut.

Berikut data ekonomi yang rilis yaitu:
Markit manufacturing PMI final bulan Desember di level 55.1 lebih tinggi dari bulan sebelumnya di level 53.9 dan data API crude Oil stock change per 29 Desember turun sebanyak -4.60 juta barel, di mana penurunan pasokan ini lebih besar dibanding perkiraan awal sebanyak -3.1 juta barel.

IHSG ditutup turun sebesar 0.3% ke level 6,339 setelah menyentuh target harmonic fibonacci retracement 261.8%. Candlestick membentuk pola bearish pin bar dengan volume turun. Stochastic dead cross, RSI overbought serta MACD histogram bergerak ke arah negatif. IHSG diperkirakan bergerak melemah kembali di kisaran 6,277 - 6,368. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed