Follow detikFinance
Rabu, 03 Jan 2018 12:48 WIB

IHSG Turun 200 Poin Dalam 24 Jam

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona negatif setelah sempat menguat pada pembukaan perdagangan tadi pagi. IHSG berada dalam tren pelemahan setelah mencetak rekor tertinggi secara intraday kemarin.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.495 dibanding posisi pada perdagangan kemarin Rp 13.565.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,033 poin (0,03%) ke level 6.341,083. Sedangkan Indeks LQ45 naik 0,521 poin (0,05%) ke 1.076,74.

Membuka perdagangan, Rabu (3/1/2018), IHSG menguat 1,019 poin (0,02%) ke level 6.340,257. Indeks LQ45 juga naik tipis 0,136 poin (0,01%) ke 1.076,364.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berbalik melemah 6,307 poin (0,10%) ke level 6.332,931. Sementara Indeks LQ45 berkurang 3,403 poin (0,32%) ke level 1.072,825.

Tren pelemahan IHSG berlanjut hingga menutup jeda siang. IHSG turun 86,780 poin (1,37%) ke 6.252,458. Indeks LQ45 melemah 20,440 poin (1,90%) ke 1.055,788.

Perdagangan saham siang ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebesar 171.567 kali transaksi sebanyak 4,6 miliar lembar saham senilai Rp 3,3 triliun.

Posisi tertinggi yang sempat dihinggapi IHSG berada di 6.342,191 sementara posisi terendah ada di 6.236,433. Siang kemarin, IHSG mencetak rekor intraday di 6.445,910. Artinya dalam kurun waktu sekitar 24 jam, IHSG sudah turun 209,477.

Sembilan dari 10 saham sektoral jatuh ke zona merah. Saham sektor infrastruktur jatuh paling dalam mencapai 2%. Sebanyak 133 saham menguat, 200 saham melemah dan 106 saham stagnan.

Indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (02/01). Dow Jones menguat ke level, S&P naik ke level, dan Nasdaq terangkat ke level. Indeks MSCI seluruh dunia naik 0.74%.

Penguatan terjadi seiring optimisme investor akan tahun 2018, di mana mereka berspekulasi bahwa pasar saham akan mampu memberikan keuntungan yang lebih besar di tahun ini.

Adapun penerapan tarif pajak yang baru, serta berbagai kebijakan yang mendukung perekonomian menjadi kunci utama untuk mewujudkan hal tersebut.

Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata bergerak di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Hang Seng menguat 61,740 poin (0,21%) ke level 30.583,221.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 22,680 poin (0,70%) ke level 3.371,440.
  • Indeks Straits Times naik 13,330 poin (0,41%) ke level 3.444,330.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Gudang garam (GGRM) naik Rp 375 ke Rp 81.875, Matahari (LPPF) naik Rp 350 ke Rp 11.025, SMART (SMRT) naik Rp 180 ke Rp 3.600 dan Baramulti (BSSR) naik Rp 160 ke Rp 2.350.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 1.650 ke Rp 54.225, United Tractors (UNTR) turun Rp 1.300 ke Rp 32.850, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 325 ke Rp 21.575 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 275 ke Rp 20.200. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed