Mau Merger, Saham Dankos, Enseval, Kalbe Farma Disuspensi

Mau Merger, Saham Dankos, Enseval, Kalbe Farma Disuspensi

- detikFinance
Senin, 13 Jun 2005 11:25 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) mulai sesi I perdagangan Senin (13/6/2005) melakukan suspensi atau menghentikan sementara perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Dankos Laboratories Tbk, PT Enseval Putera Megatrading Tbk, dan PT Kalbe Farma tbk.Suspensi itu terkait dengan rencana penjajakan penggabungan PT Dankos Laboratories Tbk dan PT Enseval ke dalam PT Kalbe Farma tbk. BEJ menilai, dalam rencana penjajakan yang dipublikasikan hari ini, informasinya belum lengkap.Beberapa informasi yang masih belum dipublikasikan adalah pertama, hasil analisis pihak independen mengenai nilai wajar saham dan aktiva tetap perseroan, serta aspek hukum penggabungan usaha.Kedua, metode dan tata cara konversi saham yang akan digunakan dan didukung pihak independen mengenai hal tersebut. Ketiga, beberapa hal penting yang mempengaruhi keputusan pemodal.Menurut Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEJ, Yose Rizal, suspensi itu akan dikenakan hingga pengumuman lebih lanjut. BEJ akan memanggil emiten bersangkutan untuk meminta penjelasan perihal rencana tersebut.Ketiga emiten dalam pengumuman rencana penjajakan penggabungan usahanya menyebutkan, salah satu tujuan penggabungan adalah menjadi perusahaan farmasi dan penghasil produk-produk berkaitan dengan kesehatan terbesar di Asia Tenggara.Rencana penggabungan ini memunculkan risiko terdilusinya kepemilikan saham yang disebabkan oleh efek peningkatan modal saham dalam perusahaan hasil penggabungan. Manajemen ketiga perusahaan berharap, merger dapat terlaksana pada semester II-2005.Ketiga perseroan ini menegaskan, merger ini nantinya tidak akan menimbulkan PHK. Selain itu bagi pemegang saham yang tidak setuju, berhak menjual saham yang dimilikinya sesuai harga pasar tertinggi di bursa efek dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum tanggal pengumuman ini atau harga penilaian dari penilai independen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads