Follow detikFinance
Jumat, 05 Jan 2018 20:27 WIB

Sandiaga Mau Jual Saham BUMD DKI, Mana yang Paling Siap?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Sandiaga sambangi Khofifah. (M Fida/detikcom). Foto: Sandiaga sambangi Khofifah. (M Fida/detikcom).
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji akan membawa hampir seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jakarta melepas saham di pasar modal. Tujuannya agar BUMD lebih mandiri dari sisi pendanaan.

Sandi mengatakan, salah satu BUMD yang terbilang cukup siap untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) yakni PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP). Hal itu diutarakan setelah dia menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) JIEP dan KBN di Kementerian BUMN.

"Kami mendorong JIEP untuk juga menyiapkan untuk menawarkan sahamnya di bursa dalam jangka waktu dua tiga tahun ke depan," tuturnya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (5/1/2017).

Memang, kata Sandi, rencana persiapan IPO JIEP masih sangat dini. Sehingga belum ditentukan berapa persen saham yang akan dilepas oleh JIEP di pasar modal.

"Belum ada, ini masih sangat awal jadi ini yang kita berikan kesempatan kepada direksi untuk menyusun langkah tersebut," imbuhnya.

Meski begitu, Sandi mengungkapkan saat ini total nilai aset JIEP sekitar Rp 500-600 miliar. Pemprov DKI saat ini menggenggam saham JIEP sebanyak 27% sisanya dimiliki Pemerintah Pusat.

Untuk tahun ini, JIEP ditetapkan target pencapaian laba bersih sebesar Rp 100 miliar. Para pemegang saham juga menginginkan agar JIEP memanfaatkan lahan yang dimiliki sekitar 400-500 ha secara maksimal, salah satunya juga membantu program Pemprov Rumah DP Nol Rupiah.

"Dan kami mengharapkan lapangan kerja yang bisa diciptakan oleh JIEP dan kegiatan di sekitar JIEP menembus angka 700 lapangan kerja yang bisa diciptakan," tandasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed