Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.397 dibanding posisi pada perdagangan kemarin Rp 13.408.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 0,624 poin (0,01%) ke level 6.354,362. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 0,160 poin (0,01%) ke 1.080,312.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG naik 15,516 poin (0,24%) ke level 6.369,254. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,199 poin (0,20%) ke level 1.082,351.
Hingga jeda siang, IHSG masih bergerak di zona positif. IHSG naik 8,282 poin (0,13%) ke 6.262,020. Indeks LQ45 menguat 1,798 poin (0,17%) ke 1.081,950.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.372,318 dan terendah di 6.349,042. Perdagangan saham siang ini terpantau moderat denga frekuensi perdagangan sebesar 178.897 kali transaksi sebanyak 4,6 miliar lembar saham senilai Rp 3,2 triliun.
Enam sektor saham mengalami penguatan dan berhasil mengerek laju IHSG di zona positif. Saham sektor konstruksi naik paling tinggi mencapai 0,85%. Sebanyak 203 saham menguat, 125 saham melemah dan 121 saham stagnan.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada akhir pekan kemarin (05/01). Indeks Dow Jones menguat 0.88% ke level 25,295.87, S&P naik 0.70% ke level 2,743.15 dan Nasdaq terangkat 0.83% ke level 7,136.56.
Penguatan pada indeks utama AS inline dengan tingkat pengangguran AS yang tetap stabil di level 4.1% dengan tunjangan yang meningkat 2.5% dibanding tahun 2016.
Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata bergerak di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Hang Seng melemah 41,541 poin (0,15%) ke level 30.763,211.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 15,510 poin (0,45%) ke level 3.407,830.
- Indeks Straits Times naik 7,830 poin (0,22%) ke level 3.496,540.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers dia ntaranya adalah, Mandom (TCID) turun Rp 1.400 ke Rp 17.500, Indocement (INTP) turun Rp 325 ke Rp 22.900, Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 320 ke Rp 3.280 dan Matahari (LPPF) turun Rp 275 ke Rp 11.225. (dna/zlf)











































