Menurut Vice President Research Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya, penguatan terjadi lantaran mulai adanya aksi beli dari investor asing. Tercatat net buy hari ini mencapai Rp 331,88 miliar.
"Capital inflow yang secara perlahan mulai terjadi, selain daripada itu rilis data perekonomian yang masih menunjukkan kondisi yang stabil juga masih akan menopang pola gerak IHSG sehingga masih menjadi negara tujuan investasi," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Senin (8/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG saat ini bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi sedang berusaha kembali mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa," tambahnya.
Level tertinggi yang sempat dicetak IHSG berada di 6.372,318 dan terendah di 6.349,042. Perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan sebesar 356.244 kali transaksi sebanyak 13,5 miliar lembar saham senilai Rp 8 triliun.
Delapan sektor saham mengalami penguatan dan berhasil mengerek laju IHSG di zona positif. Saham sektor tambang naik paling tinggi mencapai 2,56%. Sebanyak 226 saham menguat, 135 saham melemah dan 119 saham stagnan. (zlf/zlf)











































