Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta ada beberapa faktor yang menyebabkan IHSG kokoh di zona hijau. Pertama menguatnya nilai tukar Rupiah.
Tercatat hari ini dolar AS berada di posisi Rp 13.397 dibanding posisi pada perdagangan kemarin Rp 13.408.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Nafan, stabilitas fundamental makro ekonomi dalam negeri yang inklusif dan berkesinambungan juga mampu menahan laju IHSG. Di tambah stabilitas harga komoditas dunia memberikan katalis positif bagi pertumbuhan IHSG.
"Penyerapan APBN 2017 yang baik, menurut saya juga merupakan katalis positif bagi penguatan IHSG," tuturnya.
Level tertinggi yang sempat dicetak IHSG hari ini berada di 6.372,318 dan terendah di 6.349,042. Perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan sebesar 356.244 kali transaksi sebanyak 13,5 miliar lembar saham senilai Rp 8 triliun.
Delapan sektor saham mengalami penguatan dan berhasil mengerek laju IHSG di zona positif. Saham sektor tambang naik paling tinggi mencapai 2,56%. Sebanyak 226 saham menguat, 135 saham melemah dan 119 saham stagnan.
Nafan memprediksi IHSG besok akan kembali bergerak positif. Diprediksi IHSG akan menuju area resistance pada level 6.398 dan 6.410.
(zlf/zlf)











































