Follow detikFinance
Rabu, 10 Jan 2018 18:29 WIB

KAI Mau Terbitkan Surat Utang Rp 2 Triliun Buat Beli Kereta Baru

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Dok. PT INKA Foto: Dok. PT INKA
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) akan menerbitkan surat utang atau obligasi tahun ini hingga Rp 2 triliun. Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menjelaskan dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk peremajaan armada kereta.

Edi menjelaskan, rencana tersebut sudah disetujui oleh Kementerian BUMN. Namun kementerian menetapkan sejumlah syarat penerbitan, mulai dari tujuan penggunaan, waktu penerbitan hingga laporan yang harus diberikan ke kementerian.

"Penerbitan obligasi maksimum Rp 2 triliun, akan digunakan untuk peremajaan kereta. Ini akan dilakukan secara bertahap. Secara prinsip sudah disetujui, kami ingin secepatnya atau semester I ini," kata Edi di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Dia menjelaskan, peremajaan kereta ini akan dilakukan secara bertahap. Namun kapasitas produksi PT INKA (Persero) 438, mampu memenuhi untuk tahap pertama kebutuhan KAI sebanyak 880 gerbong.

"Peremajaan ini untuk menggantikan kereta yang usianya 30 tahun ke atas, nah di antara yang mau diganti itu ada yang usianya 30 tahun tapi masih bagus dan tidak ditambah tapi replacement atau diganti," ujarnya.

Edi menambahkan, dalam waktu dekat, sebelum lebaran sekitar 4 trainset akan tiba untuk peremajaan armada kereta. Satu trainset ini terdiri dari 10 gerbong.

Tahun lalu, pada Oktober, KAI telah menerbitkan obligasi I KAI dengan nominal Rp 2 triliun. Tahun 2017, KAI mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun tumbuh dibandingkan periode 2016 sebesar Rp 1 triliun. Tahun ini, KAI menargetkan perolehan laba bersih Rp 1,7 triliun. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed