Pada perdagangan preopening, IHSG naik 3,857 poin (0,06%) ke level 6.375,031. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 0,988 poin (0,09%) ke 1082,671.
Membuka perdagangan, Kamis (11/1/2018), IHSG menguat 6,942 poin (0,11%) ke level 6.378,116. Indeks LQ45 juga naik 0,920 poin (0,09) ke 1.082,603.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koreksi yang terjadi pada tiga indeks utama tersebut lebih dikarenakan ketidakstabilan politik AS serta kekhawatiran pasar terkait China yang kemungkinan mengurangi atau bahkan memberhentikan pembelian Obligasi pemerintah AS.
Adapun berdasarkan data di Bloomberg, China merupakan pemegang obligasi AS terbesar di dunia, dimana data tersebut direspon dengan kenaikan imbal hasil treasury AS ke level tertinggi 10 bulan. Kenaikan imbal hasil tersebut membuat pasar saham tertekan dikarenakan adanya pengalihan investasi dari pasar saham ke Obligasi AS.
Selain itu, sentimen negatif lainnya ialah terkait rencana Trump yang segera mengumumkan keluarnya AS dari NAFTA ( North American Free Trade Agreement).
Bursa-bursa Asia pagi ini rata-rata bergerak di zona negatif. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei melemah 70,549 poin (0,30%) ke level 23.717,650
Indeks Hang Seng menguat 38,199 poin (0,12%) ke level 31.111,920.
Indeks Komposit Shanghai melemah 0,150 poin (0,00%) ke level 3.421,680.
Indeks Straits Times melemah 3,050 poin (0,09%) ke level 3.517,400. (zlf/zlf)











































