PT BA Bagikan Dividen Rp 209,9 Miliar

PT BA Bagikan Dividen Rp 209,9 Miliar

- detikFinance
Selasa, 14 Jun 2005 14:13 WIB
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Tambang Batubara Bukit Asam (PT BA) memutuskan membagikan dividen untuk tahun buku 2004 sebesar Rp 209,9 miliar atau 50 persen dari total laba bersih perseroan sebesar Rp 409,8 miliar."Total dividen ini naik sekitar 70 persen dibandingkan dividen tahun 2003 sebesar Rp 123,6 miliar," kata Dirut PT BA Ismet Harmaini kepada wartawan usai RUPS PT BA di Hotel Gran Melia, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2005).Menurut Ismet, dari total dividen sebesar Rp 209,9 miliar itu sebanyak Rp 12,38 miliar atau Rp 5,8 per lembar saham telah dibagikan sebagai dividen interim pada tanggal 29 Desember 2004. Sehingga sisa dividen yang akan dibagikan menjadi Rp 197,5 miliar atau Rp 85,7 per lembar saham. RUPS juga memutuskan sebesar Rp 201,5 miliar dikeluarkan untuk cadangan, yang terdiri dari Rp 124,2 miliar dipergunakan untuk pengembangan perseroan serta sisanya Rp 77,3 miliar digunakan untuk cadangan umum sebagaimana diisyaratkan dalam UU Nomor 1 tahun 1995 tentang perseroan terbatas.Ditetapkan pula, 2 persen dari laba akan dialokasikan bagi masyarakat di wilayah operasional perseroan melalui program kemitraan dan program bina lingkungan yang masing-masing menerima Rp 4,2 miliar. Saat ditanya apakah akan dilakukan privatisasi, Ismet mengatakan, PT BA belum menerima tanda-tanda dari pemerintah akan melakukan privatisasi terhadap PT BA. "Saat ini 65 persen saham PT BA dimiliki oleh pemerintah sisanya 30 persen dimiliki oleh publik," katanya.Ismet juga menambahkan, gaji untuk direktur utama disepakati sebesar Rp 46 juta per bulan. Karyawan juga akan mendapatkan bonus Rp 59 miliar. Karyawan PT BA pada tahun berjumlah 3582 yang terdiri dari 3461 bekerja pada perseroan dan sisanya 121 karyawan diperbantukan pada anak perusahaan. Menurut Corporate Secretary PT BA Milawarma, PT BA akan membagikan dividen pada tanggal 22 Juli 2005. "Yang berhak mendapat dividen adalah yang tercatat pada tanggal 8 Juli 2005," katanya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads