Follow detikFinance
Rabu, 17 Jan 2018 20:38 WIB

Saham PGN Meroket di Tengah Tumbangnya Saham Migas

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pergerakan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hari ini begitu kinclong. Saham dari BUMN migas hari ini masuk dalam jajaran top gainers.

Melansir data RTI, Rabu (17/1/2018), saham PGN hari ini meroket 480 poin atau 25,53% ke level Rp 2.360. Lantaran melonjak terlalu tinggi saham PGN bahkan terkena auto reject atas.

Anehnya saham-saham dari emiten migas lainnya justru cenderung bergerak flat. Seperti saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang justru melemah 4 poin atau 0,92% ke posisi Rp 430, saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) hanya naik 10 poin atau 0,79% ke Rp 1.270 dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) tak bergerak di posisi Rp 133.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga hari ini kembali pecahkan rekor. IHSG menguat 14,826 poin (0,23%) ke 6.444,518. Posisi penutupan IHSG tersebut merupakan rekor penutupan tertinggi. Rekor penutupan terakhir, sebelumnya dicetak kemarin pada posisi 6.429,692.

Selain mencetak rekor penutupan, IHSG sore ini juga mencetak rekor intraday di posisi 6.452,507, lebih tinggi dari rekor intraday sebelumnya di 6.445,910 yang dicatatkan tanggal 2 Januari 2018.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers siang ini di antaranya adalah Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 775 ke Rp 11.400, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 23.000, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 480 ke Rp 2.360 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 25.900.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 54.350, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 450 ke Rp 22.150 dan Indosat (ISAT) turun Rp 200 ke Rp 5.400. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed