Jeda Siang, IHSG Cetak Rekor Intraday Dekati 6.500

Sesi I

Jeda Siang, IHSG Cetak Rekor Intraday Dekati 6.500

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 18 Jan 2018 12:55 WIB
Jeda Siang, IHSG Cetak Rekor Intraday Dekati 6.500
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona positif membuka perdagangan saham pagi ini. Laju IHSG masih positif hingga menutup sesi pertama jeda perdagangan siang ini. Jeda siang, IHSG parkir di 6.468.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.355 dibanding posisi kemarin di 13.325.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 12,381 poin (0,19%) ke level 6.456,899. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 3,171 poin (0,29%) ke 1.096,847.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Kamis (18/1/2018), IHSG menguat 23,529 poin (0,37%) ke level 6.468,047. Indeks LQ45 juga menguat 5,027 poin (0,46%) ke 1.098,703.

Pada pukul 09.10 waktu JATS, IHSG terus bergerak naik 31,097 poin (0,48) ke level 6.475,615. Sementara indeks LQ45 naik 6,371 (0,62%) ke 1.100,407.

IHSG masih perkasa hingga perdagangan saham sesi pertama tutup. IHSG naik 23,628 poin (0,37%) ke 6.468,146. Indeks LQ45 menguat 4,716 (0,43%) ke 1.098,392.

Laju IHSG cukup perkasa hingga sempat mendekati 6.500. Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG siang ini berada di 6.483,270 yang menjadikannya level tertinggi IHSG secara intraday. Sementara posisi terendah di 6.456,616.

Delapan dari 10 sektor saham mengalami penguatan dan membuat ISHG melaju positif. Saham sektor aneka industri naik paling tinggi sebesar 0,79%. Perdagangan saham terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 364.582 kali transaksi sebanyak 9,5 miliar lembar saham senilai Rp 5,3 triliun.

Sebanyak 175 saham menguat, 150 saham melemah dan 116 saham stagnan.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dengan rekor penutupan tertinggi barunya pada perdagangan semalam (17/01). Indeks Dow Jones terangkat 1.25% ke level 26,116.029, S&P500 menguat 0.94% ke level 2,802.610 dan Nasdaq naik 1.03% ke level 7,298.280.

Penguatan tersebut inline dengan optimisme pasar terkait rilisnya laporan keuangan kuartal IV-2017, dimana 28 dari 36 emiten yang telah melaporkan keuangannya berhasil membukukan pendapatan yang di atas ekspektasi. Hal ini terjadi seiring penurunan pajak yang juga diharapkan mampu meningkatkan laba
di masa yang akan datang.

Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata bergerak melemah. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei turun 47,119 poin (0,20%) ke level 23.821,190.
Indeks Hang Seng berkurang 29,670 poin (0,07%) ke level 31.959,539.
Indeks Komposit Shanghai naik 8,280 poin (0,24%) ke level 3.452,340.
Indeks Straits Times menipis 6,040 poin (0,20%) ke 3.534,850

Saham-saham yang siang ini naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 325 ke Rp 22.475, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 300 ke Rp 7.000, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 275 ke Rp 54.625 dan Indosat (ISAT) naik Rp 250 ke Rp 5.650.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top osers di antranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 25.500, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 325 ke Rp 11.075, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 22.700 dan Fajar Surya (FASW) turun Rp 200 ke Rp 5.450. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads