Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) Sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.345 dibanding posisi kemarin di 13.330.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 4,488 poin (0,06%) ke level 6.495,384. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 1,149 poin (0,10%) ke 1.101,339.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat merah, IHSG berhasil naik lagi ke zona positif.
Pada pukul 09.15 waktu JATS, IHSG bergerak menguat 11,353 poin (0,17) ke level 6.502,294. Sementara indeks LQ45 naik 1,337 (0,12%) ke 1.101,527.
Menutup perdagangan saham sesi pertama siang ini, IHSG masih perkasa. IHSG naik 20,730 poin (0,32%) ke 6.511,626. Indeks LQ45 menguat 3,612 poin (0,33%) ke 1.103,802.
IHSG masih perkasa hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG naik 9,633 poin (0,15%) ke 6.500,529. Indeks LQ45 naik 1,602 poin (0,15%) ke 1.101,792.
Posisi penutupan IHSG lebih tinggi dari posisi penutupan terakhir. Artinya, IHSG sudah 4 hari berturut-turut mencetak rekor.
Perdagangan sore ini terpantau cukup ramai dengan frekuensi perdagangan mencapai 390.818 kali transaksi senilai Rp 10,9 triliun. Posisi tertinggi yang sempat dihinggapi IHSG berada di 6.529,201 yang menjadikannya level tertinggi secara intraday.
Sementara posisi terendah berada di 6.484,121.
Lima dari 10 sektor saham mengalami penguatan. Saham sektor tambang naik paling tinggi mecapai 2,54%. Sebanyak 197 saham menguat, 151 saham melemah dan 130 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia sore ini kompak bergerak menguat. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 8,270 poin (0,03%) ke level 23.816,330.
- Indeks Hang Seng menguat 138,520 poin (0,43%) ke level 32.393,410.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 13,500 poin (0,39%) ke level 3.501,360.
- Indeks Straits Times bertambah 19,070 poin (0,54%) ke 3.569,430.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.125 ke Rp 21.450, Jembo Cable (JECC) turun Rp 580 ke Rp 4.720, Matahari (LPPF) turun Rp 375 ke Rp 10.625 dan Bank Danamon (BDMN) turun Rp 250 ke Rp 6.875. (dna/zlf)











































