Penguatan IHSG tentu menjadi euforia tersendiri bagi pelaku pasar. Namun di tengah penguatan IHSG tentu tetap harus waspada, sebab valuasi IHSG sudah terlalu mahal.
"PER (price earings ratio) IHSG sudah 24,278 kali. Memang agak mahal," kata Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji kepada detikFinance, Selasa (23/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besarnya modal asing masuk ke pasar modal tidak lepas dari banyakanya lembaga pemeringkat asing yang menaikkan rating Indonesia seperti Fitch Rating, S & P, Moody's.
Meski begitu, Nafan masih yakin IHSG masih memiliki ruang untuk kembali menguat. Namun jika sentimen barik dari domestik, regional maupun global masih positif.
"IHSG masih bisa cetak rekor lagi," tandasnya. (dna/dna)











































