Indomobil Tambah Kepemilikan di Nissan Motor Jadi 11,34 %

Indomobil Tambah Kepemilikan di Nissan Motor Jadi 11,34 %

- detikFinance
Jumat, 17 Jun 2005 12:20 WIB
Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk akan meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Nissan Motor Indonesia (NMI) dari 3,04 persen menjadi 11,34 persen. Indomobil juga telah memiliki saham di NMI melalui IMG Sejahtera Langgeng sebesar 13,66 persen. Dengan demikian, total kepemilikan Indomobil di NMI mencapai 25 persen. Pembelian saham NMI tersebut telah disetujui RUPS yang digelar Jumat (17/6/2006). Indomobil sepakat melaksanakan opsi membeli saham atau buy back sebanyak 4.650 lembar saham milik Nissan Motor Co Ltd senilai US$ 8,3 juta (Rp 76,7 miliar). Nissan Motor Co Ltd saat ini memiliki 83,30 persen saham di NMI. "Pembelian ini untuk memperkuat kepemilikan di Nissan sehingga meningkatkan pendapatan perseroan," kata Dirut ISI Gunadi Sindhunata usai RUPS di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta.Gunadi menjelaskan, kontribusi penjualan Nissan ke penjualan konsolidasi Indomobil mencapai 30 persen. Nissan saat ini memiliki pangsa pasar di Indonesia sebesar 12 persen. Selain menambah kepemilikan di Nissan, Indomobil juga berencana menambah kepemilikan saham di anak perusahaannya, Indomobil Suzuki, baik untuk mobil atau pun motor. Pertimbangan penambahan itu karena melihat tingginya pertumbuhan otomotif di Indonesia yang pada tahun 2005 untuk mobil nasional diperkirakan mencapai 560 ribu unit dan motor 4,6-4,8 juta. "Seiring dengan pertumbuhan mobil nasional, Indomobil juga menargetkan pertumbuhan 25 persen," kata Gunadi.Dalam RUPS juga disetujui tidak ada pembagian dividen karena kondisi keuangan perseroan saat ini belum memungkinkan. Indomobil mencatat pendapatan pada tahun 2004 Rp 4,3 triliun dan rugi bersih Rp 57 miliar. Rugi bersih ini terutama karena adanya rugi selisih kurs. Oleh sebab itu, perseroan berencana melakukan restrukturisasi utang dalam mata uang dolar sehingga bisa meminimalisasi rugi kurs tahun ini. Tahun 2005, Indomobil menganggarkan investasi sebesar Rp 174 miliar yang akan digunakan untuk perluasan jaringan pemasaran berupa showroom dan infrastrukturnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads