Asing Lepas Saham Rp 778 Miliar, IHSG Masih Bisa Menguat

Asing Lepas Saham Rp 778 Miliar, IHSG Masih Bisa Menguat

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 02 Feb 2018 16:58 WIB
Asing Lepas Saham Rp 778 Miliar, IHSG Masih Bisa Menguat
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona positif membuka perdagangan saham pagi hari ini. Laju positif bertahan hingga menutup perdagangan sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.435 dibanding posisi kemarin di 13.403.

Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 39,704 poin (0,60%) ke level 6.638,163. Indeks LQ45 juga naik 9,950 poin (0,90%) ke 1.115,024 .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Jumat (2/2/2018), IHSG lanjutkan menguat 39,179 poin (0,59%) ke level 6.637,638. Indeks LQ45 menguat 8,991 poin (0,81%) ke 1.114,065.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG bergerak terus menguat 49,925 poin (0,76%) ke level 6.648,384. Sementara indeks LQ45 naik 10,813 poin (0,98%) ke 1.115,887.

Hingga siang ini IHSG masih bergerak positif. IHSG naik 42,708 poin (0,65%) ke 6.641,167. Indeks LQ45 menguat 9,453 poin (0,86%0 ke 1.114,527.

Pada penutupan perdagangan saham sore ini, IHSG masih melanjutkan penguatan. IHSG naik 30,361 poin (0,46%) ke 6.628,820. Indeks LQ45 menguat 6,830 poin (0,62%) ke 1.111,904.

IHSG sempat mencatat posisi tertinggi di 6.655,613 dan terendah di 6.621,443. Perdagangan saham terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan mencapai 348.242 kali transaksi dengan total nilai transaksi mencapai Rp 8,8 triliun.

Sebanyak 7 dari 10 sektor saham mengalami penguatan mendorong IHSG melesat ke zona positif. Sebanyak 198 saham menguat, 167 saham melemah dan 116 saham stagnan.

Hingga sore hari ini investor asing mencatat transaksi jual bersih (foreign net sell) senilai Rp 778,19 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Dana asing belum berhenti hengkang dari lantai bursa.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup mixed pada perdagangan semalam (01/02) dengan mayoritas ditutup melemah. Indeks S&P turun 0.06% dan Nasdaq tertekan 0.35%, sedangkan Indeks Dow Jones sedikit mengalami kenaikan sebesar 0.14% .

Penurunan pada mayoritas indeks salah satunya dikarenakan kekhawatiran pasar terkait ancaman penurunan pendapatan beberapa perusahaan baja AS.

Bursa-bursa Asia sore ini kompak melemah. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 211,580 poin (0,90%) ke level 23.274,529
  • Indeks Hang Seng tergelincir 40,311 poin (0,12%) ke level 32.601,779
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 15,100 poin (0,44%) ke level 3.462,080.
  • Indeks Strait Times menurun 17,410 atau (0,49%) ke level 3.529,820.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 625 ke Rp 55.025, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 600 ke Rp 23.975, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 450 ke Rp 10.450 dan United Tractors (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 39.200.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers diantaranya adalah, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.200 ke Rp 29.600, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 1.075 ke Rp 31.925, Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 21.175 dan Matahari (LPPF) turun Rp 400 ke Rp 10.850. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads