Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 06 Feb 2018 16:34 WIB

Asing Jual Saham Rp 1,7 Triliun, IHSG Jatuh 1,7%

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang hari ini. IHSG pun ditutup anjlok hingga 1,69% sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.555 sama dengan posisi kemarin.

Membuka perdagangan, Selasa (6/2/2018), IHSG anjlok 121,841 poin (1,85%) ke level 6.467,834. Indeks LQ45 melemah 24,359 poin (2,20%) ke 1.082,642.

Pada pukul 09.10 waktu JATS, IHSG bergerak terus turun 93,215 poin (1,41%) ke level 6.496,460. Sementara indeks LQ45 melemah 16,477 poin (1,49%) ke 1.090,524.

Pelemahan IHSG semakin dalam menjelang jeda siang. IHSG anjlok 162,859 poin (2,47%) ke 6.426,861. Indeks LQ45 turun 25,441 poin (2,30%) ke 1.081,560.

Jelang sore IHSG bergerak membaik namun belum mampu berbalik ke zona Hijau. IHSG sore ini anjlok 111,132 poin (1,69%) ke 6.478,543. Indeks LQ45 anjlok 16,513 poin (1,49%) ke 1.090.

Seluruh saham sektoral jatuh ke zona merah membuat IHSG tak kuasa menahan pelemahan. Saham industri dasar jatuh paling mencapai 3,16%. Posisi tertinggi IHSG sore ini berada di 6.519,292 dan terendah di 6.426,267.

Perdagangan sore siang ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan saham mencapai 469.996 kali transaksi sebanyak 23,7 miliar lembar saham senilai Rp 15,4 triliun.

Asing mencatat jual bersih hingga Rp 1,747 tirliun yang menyasar saham-saham sektor keuangan. Sebanyak 58 saham menguat, 330 saham melemah dan 92 saham stagnan.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona merah pada perdagangan semalam (05/02). Indeks Dow Jones terkoreksi 4.60% ke level 24,345,75, S&P500 melemah 4.10% ke level 2,648,94, dan Nasdaq turun 3.78% ke level 6,967,53.

Indeks utama AS tertekan dikarenakan timbulnya kekhawatiran pasar terkait kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat. Pasar meyakini bahwa kondisi tenaga kerja yang baik serta inflasi yang diperkirakan tumbuh lebih tinggi akan meningkatkan suku bunga The Fed di luar perkiraan.

Pelemahan IHSG sejalan dengan negativnya laju bursa saham dunia. Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam mencapai 1.500 poin lebih atau anjlok 5,12%.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 1.071 poin (4,73%) ke level 21.610,240
  • Indeks Hang Seng tergelincir 1.649,801 poin (5,12%) ke level 30.595,420
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 116,850 poin (3,35%) ke level 3.370,6500.
  • Indeks Strait Times menurun 76,550 atau (2,20%) ke level 3.406,380.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 82.600, Goodyear (GDYR) naik Rp 300 ke Rp 2.080, Siloam (SOLO) naik Rp 150 ke Rp 8.850 dan Supreme Cable (SCCO) naik Rp 150 ke Rp 10.000.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 1.200 ke Rp 29.500, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.125 ke Rp 9.325, United Tractors (UNTR) turun Rp 875 ke Rp 37.700 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 29.100. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed