Kepala Riset Equator Sekuritas Indonesia David Sutyanto merekomendasikan untuk mengambil strategi beli di level terendah (buy on weakness). Selama target belum menyampai level terendahnya maka disarankan untuk menahan diri.
"Buy on weaknes, tapi masalahnya sudah di weakness belum? saya bilang belum. Indeks ini masih sangat fragile," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Selasa (6/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi belinya tunggu (pelemahan) ini mereda, tunggu saja, hold dulu," ujarnya.
Analis Koneksi Kapital Sekuritas Alfred Nainggolan juga merekomendasikan agar pelaku pasar lebih waspada dalam bertransaksi. Secara jangka pendek pelaku pasar bisa berpindah ke instrumen investasi lain seperti pasar obligasi.
"Untuk jangka pendek bisa (masuk ke obligasi)," kata Alfred.
Keduanya sependapat bahwa pelemahan IHSG yang berbarengan dengan bursa saham dunia disebabkan persepsi rencana kenaikan suku bunga The Fed. Alasannya lantaran data-data perekonomian AS positif sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk menaikkan suku bunganya. (dna/dna)











































