Terimbas Bursa Regional, IHSG Anjlok 14,384 Poin

Terimbas Bursa Regional, IHSG Anjlok 14,384 Poin

- detikFinance
Selasa, 21 Jun 2005 16:37 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (21/6/2005) turun 14,384 poin pada level 1.133,326. Melemahnya indeks terutama dipicu melemahnya sejumlah bursa regional akibat melonjaknya kembali harga minyak dunia. Indeks LQ 45 turun 3,695 poin pada level 248,809, JII turun 4,445 poin pada level 190,081, MBX turun 4,328 poin pada level 304,379 dan DBX turun 1,213 poin pada level 251,718.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 14.568 kali pada volume 2.794.118 lot saham senilai Rp 1,054 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 87 turun dan 242 stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top loser di antaranya Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 5.100, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.450, PT Timah (TINS) turun Rp 150 menjadi Rp 2.300, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 150 menjadi Rp 2.350, United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 3.700.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer di antaranya Astra International (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 13.000, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 125 menjadi Rp 3.900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 3.575, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.875, Semen Cibinong (SMCB) naik Rp 10 menjadi Rp 560.Menurut analis dari BNI Securities Haris Delimunte, penurunan indeks merupakan aksi profit taking terutama pada saham-saham blue chip yang sudah overbought. Selain itu kenaikan harga minyak dunia turut memberi kecemasan kepada investor yang mempengaruhi bursa global dan regional.Haris menambahkan, keluarnya Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang membatasi valas dan rupiah ke luar negeri membuat kepanikan untuk jangka pendek di pasar. Namun aturan itu dinilai sangat baik untuk jangka panjang karena rupiah akan relatif stabil. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads