Follow detikFinance
Senin, 19 Feb 2018 15:34 WIB

Bagaimana Caranya Supaya Kartu ATM Bisa Dipasang Chip?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menargetkan kartu debit/ATM seluruhnya menggunakan teknologi chip pada 2020. Penggunaan chip bertujuan untuk meningkatkan keamanan nasabah dalam bertransaksi.

Jika kartu debit/ATM anda masih menggunakan magnetic stripe, berikut cara untuk migrasi atau mengganti kartu dengan teknologi chip.

Head of Working Capital Department, Transaction Banking Product Development Group Bank Mandiri, Singgih Hudanendra menjelaskan jika nasabah ingin mengganti kartu debit dengan kartu baru yang berteknologi chip bisa langsung mendatangi kantor cabang Bank Mandiri.

"Untuk penggantian kartu, nasabah cukup datang ke cabang membawa kartu lama, identitas diri, penggantian ini tidak dikenakan biaya," kata Singgih saat dihubungi detikFinance, Senin (19/2/2018).


Direktur Bank Central Asia (BCA) Santoso Liem mengungkapkan nasabah BCA yang ingin mengganti kartu yang berteknologi chip bisa langsung datang ke kantor cabang terdekat denganmembawa identitas, buku tabungan, kartu ATM yang lama, kartunya langsung jadi.

"Tapi untuk permohonan kartu yang berfungsi ATM sekaligus Id seperti kartu Tahapan Xpresi, kartu Prioritas membutuhkan waktu sedikit lebih lama yakni 5-7 hari kerja. Kemudian diambil di cabang tempat pembukaan rekening," ujar Santoso.

Dia menjelaskan, beberapa cabang juga telah menyediakan mesin khusus untuk mengganti kartu debit tersebut.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed