Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.575. Kemarin, dolar AS berada di level Rp 13.537
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 2,056 (0,03%). Indeks LQ45 juga turun 0,515 poin (0,05%) ke level 1.127,732
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menurun 2,304 poin (0,03%) ke level 6.686,983. Sementara indeks LQ45 turun 1,849 poin (0,16%) ke 1.126,398.
Jeda siang, IHSG kembali melemah dan ditutup di zona merah. IHSG turun 42,984 (0,64%) ke 6.646,303. Indeks LQ45 melemah 10,541 poin (0,93%) ke 1.117,706.
Pelemahan IHSG dipicu pelemahan 9 sektor saham. Saham sektor konsumsi jatuh paling dalam mencapai 1,20%.
Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG siang ini berada di 6.693 yang merupakan rekor tertinggi secara intraday. Sementara posisi terendah IHSG ada di 6.644,904.
Perdagangan saham terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan 235.396 kali transaksi sebanyak 8,3 miliar lembar saham senilai Rp 3,6 triliun.
Bursa Amerika tutup memperingati President's Day. Bursa regional turun mengikuti bursa Eropa seiring sepinya berita penggerak pasar.
US Dollar Index pada kisaran 89 memicu kenaikan harga komoditas, menopang kenaikan harga minyak dan batu bara.
Bursa-bursa Asia siang ini kompak berada di zona negatif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei turun 240,041 poin (1,08%) ke level 21.909,461
- Indeks Strait Times melemah 14,240 (1,05%) ke level 3.473,780
- Indeks Hang Seng turun 52,320 (0,17%) ke level 31.064,279.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 825 ke Rp 81.100, United Tractors (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 37.750, Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 54.350 dan Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 400 ke Rp 11.300. (dna/dna)











































