Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Feb 2018 16:45 WIB

IHSG Melemah Dua Hari Berturut-turut

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona negatif membuka perdagangan di awal pekan ini. Sempat menguat tipis, IHSG terjungkal lagi ke zona merah hingga akhir perdagangan sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.612. Kemarin, dolar AS berada di level Rp 13.605.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 13,697 (0,21%). Indeks LQ45 juga turun 3,433 poin (0,31%) ke level 1.118,746

Membuka perdagangan, Rabu (21/2/2018), IHSG melemah 9,820 poin (0,15%) ke level 6.653,056. Indeks LQ45 turun 3,818 (0,34) ke 1.118,3611aa.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menurun 12,971 poin (0,19%) ke level 6.649,905. Sementara indeks LQ45 turun 4,719 poin (0,42%) ke 1.117,460.

IHSG gagal berbalik menguat dan parkir di zona merah. IHSG turun 20,318 poin (0,30%) ke 6.642,558. Indeks LQ45 melemah 6,041 poin (0,54%) ke 1.116,138.

Pelemahan IHSG berlanjut hingga akhir perdagangan. IHSG turun 19,476 poin (0,29%) ke 6.643,400. Indeks LQ45 melemah 4,270 poin 90,38% ke 1.117,909.

Pelemahan IHSG dipicu turunnya 6 sektor saham. Saham sektor konstruksi jatuh paling dalam mencapai 1,23%. Sebanyak 157 saham menguat, 205 saham melemah dan 124 saham stagnan.

Perdagangan saham berlangsung ramai dengan frekuensi perdagangan 504.627 kali transaksi sebanyak 20,1 miliar lembar saham senilai Rp 9,9 triliun. Posisi tertinggi IHSG berada di 6.665,894 dan terendah di 6.614,234.

Pada perdagangan semalam seluruh indeks bursa wall street ditutup pada zona merah, indeks Dow Jones turun sebesar 1.01% ke level 24,964.75, S&P500 melemah 0.58% ke level 2,716.26, dan Nasdaq turun tipis 0.07% ke level 7,234.31.

Penurunan pada Indeks utama AS salah satunya dikarenakan turunnya saham Walmart inc secara signifikan atau sebesar 10.2% pasca rilisnya laporan keuangan yang dibawah ekspektasi pasar.

Selain itu, pelemahan tersebut juga dikarenakan kekhawatiran pasar terkait perkiraan akan adanya penurunan pada penerimaan pajak serta pelebaran Defisit AS. Banyaknya sentimen negatif pada bursa Wall Street termasuk potensi kenaikan suku bunga The Fed menjadi pemberat pada perdagangan semalam (20/02).

Bursa-bursa Asia sore ini kompak berada di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei naik 45,711 poin (0,21%) ke level 21.970,811
  • Indeks Strait Times naik 39,700 (1,14%) ke level 3.516,230
  • Indeks Hang Seng naik 576,670 (1,87%) ke level 31.431,891.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers dia antaranya adalah, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 400 ke Rp 14.000, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 350 ke Rp 21.800, Mitrabara (MBAP) naik Rp 310 ke Rp 3.960 dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 275 ke Rp 270.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 80.100, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 825 ke Rp 31.600, Matahari (LPPF) turun Rp 500 ke Rp 10.575 dan Jakarta Setiabudi (JSPT) turun Rp 400 ke Rp 1.710. (dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed