Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.665. Kemarin, dolar AS berada di level Rp 13.680.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah tipis 4,424 (0,07%) ke level 6.615,372.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu IHSG bergerak negatif.
Pelemahan IHSG masih berlangsung hingga menutup perdagangan sesi pertama siang ini. IHSG melemah 15,770 poin (0,24%) ke 6.604,034. Indeks LQ45 melemah 5,551 (o,50%) ke 1.104,191.
Posisi tertinggi yang sempat disentuh IHSG tercatat di 6.624,021 dan terendah di 6.591,592. Perdagangan IHSG siang ini berlangsung cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 220.177 kali transaksi sebanyak 7,1 miliar senilai Rp 3,9 triliun.
Sebanyak 184 saham menguat, 160 saham melemah dan 121 saham stagnan. Pelemahan IHSG terjadi di tengah penguatan tipis 6 sektor saham. Empat sektor saham sisanya melemah dalam rentang yang cukup dalam.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup menguat seiring meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga
The Fed di akhir pekan lalu.
Indeks Dow Jones menguat 1.39% ke level 25,309.99, S&P terangkat 1.60% ke level 2,747.30, dan Nasdaq naik 1.77% ke level 7,337.39.
Bursa-bursa Asia siang ini kompak berada di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei naik 281,031 poin (1,31%) ke level 22.178,811
- Indeks Shanghai komposit naik 24,250 (0,77) ke 3.314,550
- Indeks Strait Times bertambah 18,390 (0,52%) ke level 3.551,540
- Indeks Hang Seng menguat 131,561 (0,42%) ke level 31.403,039.
Saham-saham yang masuk ajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 525 ke Rp 80.875, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 425 ke Rp 23.825 dan Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 3.900. (dna/zlf)











































