Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 07 Mar 2018 14:31 WIB

'Teror' The Fed Tak Hanya Hantam Rupiah Tapi Juga IHSG

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam. Hingga jeda siang ini saja IHSG sudah tercatat turun 79,7 poin atau 1,23% ke level 6.420.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memandang pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi prilaku pelaku pasar global yang masih khawatir terhadap rencana kenaikan suku bunga The Fed tahun ini yang akan lebih agresif.

"Apalagi dipastikan bahwa Jerome Powell akan menaikkan tingkat suku bunga acuan pada Maret ini," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Rabu (7/3/2018).


Sinyal kenaikan suku bunga The Fed juga membawa pengaruh positif terhadap penguatan dolar AS terhadap banyak mata uang dunia termasuk Rupiah. Hal itu juga memberikan beban tersendiri terhadap pergerakan IHSG hari ini.

Selain itu saat ini juga masih sepi sentimen positif dari dalam negeri. Apalagi data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2018 mencapai 0,17%. Secara tahun kalender 2018 inflasi mencapai 0,79%, sedangkan secara tahunan alias (year on year/YoY) mencapai 3,18%.

"Hasil rilis data indeks keyakinan konsumen yang di bawah ekspektasi para pelaku pasar, menandakan terjadinya degradasi tingkat daya beli masyarakat," tambahnya.

Nafan memprediksi IHSG masih bisa turun menyentuh level support di 6.375. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed