Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 07 Mar 2018 18:13 WIB

IHSG Anjlok 2% dalam Sehari, BEI: Ini Hari yang Tak Mengenakkan

- detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini jatuh sangat dalam. IHSG anjlok 2,03% dari penutupan sebelumnya ke level 6.368, dana asing juga keluar hingga Rp 1,17 triliun di semua pasar.

Saat penutupan perdagangan, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio langsung menggelar konfrensi pers di lantai bursa. Dia menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat IHSG terkapar hari ini.

"Hari ini memang hari yang tidak mengenakan untuk kita. Tapi indeks itu adalah fungsi dari pada ekonomi dan emiten," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (7/3/2018).


Dari sisi ekonomi ada 2 hal yang menjadi beban, pertama nilai tukar Rupiah yang terus anjlok bahkan sebelumnya sempat menyentuh level Rp 13.800. Menurut Tito hal itu membuat para investor lebih memilih menempatkan uangnya di dolar AS sehingga terjadi net sell yang begitu besar.

Kedua ada sentimen negatif yang berasal dari kebijakan pemerintah yang ingin menetapkan harga batu bara untuk pasokan dalam negeri (DMO). Hal itu membuat saham-sagam di sektor pertambangan tumbang.

"Paling dalam sektor mining turunnya hampir 3,48% dan berimbas pada sektor lainnya. Ini menjadi faktor intervensi," tambahnya.


Dari sisi ekonomi menurut Tito kondisinya masih cukup baik. Dia mencatat dari 70 perusahaan yang telah mengeluarkan laporan keuangan tahun 2017 sebagian besar mengantongi kenaikan pendapatan. "Net income naik 24,7% di LQ45," ujarnya.

Meskipun dia juga menilai saat ini banyak dana di pasar modal cenderung tertarik keluar. Ada beberapa alasan, pertama untuk bayar pajak di Maret, kemudian akan ada Pilkada serentak di 171 kota. (Danang Sugianto/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed