Follow detikFinance
Sabtu, 10 Mar 2018 15:15 WIB

Mau Investasi Dapat Untung Lebih? Saham Syariah Bisa Jadi Pilihan

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Investasi di pasar modal syariah bisa menjadi pilihan menarik untuk masyarakat. Saat ini pun sudah ada beberapa instrumen syariah yang tersedia di pasar modal.

Menurut Staf Hubungan Kelembagaan dan Informasi Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nadhifa Alim Hapsari pasar modal syariah memiliki konsep kerja sama secara syariah. Di mana kerja sama tersebut tidak akan merugikan kedua belah pihak.

"Jadi ada hubungan kerja sama atau prinsip syariah disebut syirkah. Jadi pada saat perusahaan menghasilkan keuntungan maka investor akan dibagi keuntungan atau dividen pada saat saham diperdagangkan. Jadi di situ ada hubungan timbal balik investor di situ lah konsep kerja sama yang dapat diterima oleh islam yang nggak akan merugikan kedua belah pihak," jelasnya di acara Mengenal Pasar Modal Syariah di D'Nox Cafe and Resto, Jakarta, Sabtu (10/3/2018).


Pasar modal syariah merupakan bagian dari industri pasar modal Indonesia. Secara umum, kegiatan pasar modal syariah sejalan dengan pasar modal pada umumnya.

Namun demikian, terdapat beberapa karakteristik khusus pasar modal syariah yaitu bahwa produk dan mekanisme transaksi tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.

Lebih lanjut, kata Nadhifa investasi pada dasarnya didasari oleh tiga hal, yakni yang pertama perintah Al-Quran. Perintah ini dijelaskan dalam surat An-Nisa ayat 9 dan surat Yusuf ayat 47-49.

"Sudah di jelaskan di Al-Quran surat An-Nisa (9) jangan meninggalkan di belakang kamu anak-anak yang lemah dan surat Yusuf (47-49) sisihkan pendapatanmu untuk masa depan yang lebih sejahtera," ungkapnya.


Selain itu, kebutuhan akan investasi khususnya di instrumen syariah untuk mengantisipasi inflasi yang terjadi setiap tahunnya. Dengan berinvestasi, keuangan seseorang pun akan semakin baik ke depannya.

"Laju inflasi akan terus berkembang di mana 2008 daya beli Rp 100 ribu akan berbeda untuk tahun-tahun selanjutnya. Lalu fase keuangan, ini suatu yang tidak bisa kita hindari, semakin meningkatnya biaya hidup tetapi pendapatan tidak akan memengaruhi. Jadi ada fase pensiun ketika pendapatan menurun," imbuhnya.

Nadhifa juga menjelaskan instrumen di pasar modal syariah ada beberapa macam, yakni sukuk ritel negara, saham syariah, hingga reksa dana syariah. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed