Pasar Saham Masih dalam Tekanan, IHSG Bakal Bergejolak
Rabu, 29 Jun 2005 09:20 WIB
Jakarta -
Meski berhasil rebound pada perdagangan Selasa (28/6/2005), namun indeks pada Rabu (29/6/2005) masih berpotensi melemah. Pelemahan rupiah hingga ke level Rp 9.700 per dolar AS dan tingginya harga minyak hingga menembus level US$ 61 per barel menimbulkan kecemasan pelaku pasar. Pelaku pasar masih melakukan pembelian selektif di tengah kondisi bursa regional yang juga tengah bergejolak. Saham-saham pertambangan akan menjadi primadona pasar seiring lonjakan harga minyak yang akan membawa dampak pada perolehan laba.Pada perdagangan kemarin, indeks terus tertekan sepanjang perdagangannya. Namun aksi beli selektif pada saat-saat terakhir perdagangan akhirnya mampu mendorong kenaikan indeks hingga 7,919 poin (0,71 persen) ke level 1.127,817.
(qom/)










































