Bentoel Genjot Produksi Rokok Putih dan Jenis Mild
Rabu, 29 Jun 2005 13:58 WIB
Jakarta - Perusahaan rokok PT Bentoel International Investama Tbk berencana membangun pabrik baru untuk mempercepat produksi rokok putih dan jenis mild. Pembangunan pabrik itu rencananya akan didanai dari kas internal Bentoel.Demikian salah satu hasil RUPS yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (29/6/2005).RUPS Bentoel juga memutuskan pembagian dividen Rp 2,5 per saham atau mencapai 20 persen dari laba bersih tahun 2004 sebesar Rp 80,938 miliar. Sedangkan 80 persen laba bersih lainnya digunakan sebagai laba ditahan karena perseroan ingin investasi pabrik rokok putih dan mild. "Saat ini produksi rokok putih dan mild masih menggunakan mesin SKM (Sigaret Kretek Mesin) reguler, bukan mesin khusus. Jadi untuk mempercepat produksi, diperlukan pabrik baru," kata Dirut Bentol Darjoto Setiawan. Bentoel merasa perlu mengembangkan rokok jenis ini mengingat pertumbuhan penjualan rokok jenis low tar nicotine seperti Star Mild dan Country mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Perseroan sebelumnya menggunakan mesin milik Philip Morris Indonesia saat masih menjadi partner Bentoel. Darjoto menjelaskan, perseroan terakhir melakukan investasi pada tahun 1988.Darjoto menegaskan, Bentoel tidak akan mencari pendanaan dari luar untuk pabrik baru itu karena perseroan mengalami kelebihan likuiditas. "Sekarang ini perbankan juga susah menyalurkan kredit karena kasus korupsi. Jadi kita menggunakan dana sendiri," tambahnya.Mengenai kenaikan harga jual eceran (HJE) sebesar 15 persen mulai 1 Juli, Darjoto mengaku tidak akan mempengaruhi kinerja Bentoel. "Itu justru positif, karena Bentoel dapat imbas dari beralihnya perokok premium ke sub premium," ujar Darjoto. Pada tahun 2004, Bentoel mencatat penjualan Rp 4,226 triliun.
(qom/)











































