Data 'Dicuri', Saham Facebook Anjlok 2,5%

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 16:05 WIB
Foto: ilustrasi: Luthfy Syahban
Jakarta - Saham perusahaan media sosial, Facebook Inc mengalami pelemahan hari ini. Demikian dikutip detikFinance dari papan perdagangan National Association of Securities Dealers Automated Quotations (NASDAQ), Rabu (21/3/2018).

Hingga pukul 4.34 waktu setempat, Saham Facebook telah jatuh US$ 4,41 (2,56%) ke US$ 168,15. Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan berada di US$ 170,20 dan terendah di US$ 161,95.

Pelemahan dialami saham Facebook sejak awal perdagangan di mana, posisinya berada di US$ 167,47 saat pembukaan. Melemah US$ 5,09 dibandingkan dengan posisi penutupan hari sebelumnya yang sebesar US$ 172,56.

Saham Facebook sudah melemah sejak 19 Maret 2018. Saat itu saham Facebook tercatat sebesar US$ 185,15.

Facebook memang tengah dilanda sentimen negatif terkait adanya indikasi penggunaan data pengguna Facebook yang dimanfaatkan untuk kepentingan politik, sehingga investor berbondong-bondong melepas saham perusahaan tersebut guna menghindari risiko.

Dikutip dari CNNMoney, Rabu (21/3/2018), beberapa pembuat kebijakan di Amerika Serikat memanggil CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk memberikan penjelasan. Anggota Parlemen Inggris juga memanggil Zuckerberg terkait isu serupa.

Investor semakin frustasi akibat informasi skandal tersebut. Tapi, saat ini Zuckerberg memilih bungkam.

Investor mengambil langkah serius dengan melepas sahamnya di Facebook. Akibatnya, harga saham perusahaan jatuh. Saham Facebook ditutup melemah 2,5% pada Selasa kemarin, setelah jatuh sebanyak 6% dalam perdagangan intraday.

[Gambas:Video 20detik]

(dna/zul)