Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka menguat 26 poin. Aksi beli investor domestik menahan IHSG di zona hijau.
Indeks berhasil menghindari zona merah hingga perdagangan siang ini. Posisi tertinggi yang sempat diraih IHSG ada di 6.351,308.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual asing membuat laju IHSG sedikit terhambat. Transaksi investor dalam negeri mendominasi perdagangan hari ini.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 202.729 kali dengan volume 7,591 miliar lembar saham senilai Rp 5,689 triliun. Sebanyak 193 saham naik, 133 turun, dan 112 saham stagnan.
Bursa regional rata-rata melemah hingga siang ini, hanya Jepang yang masih bisa menguat. Untungnya sentimen ini tidak terlalu terasa ke dalam negeri.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 122,75 poin (0,57%) ke level 21.503,72.
- Indeks Hang Seng melemah 155,94 poin (0,50%) ke level 31.258,58.
- Indeks Komposit Shanghai turun 28,71 poin (0,88%) ke level 3.252,24.
- Indeks Straits Times berkurang 7,78 poin (0,22%) ke level 3.503,35.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Supreme Cable (SCCO) turun Rp 300 ke Rp 10.200, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 250 ke Rp 8.750, Unilever (UNVR) turun Rp 175 ke Rp 51.100, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 ke Rp 8.050. (ang/zlf)











































