Follow detikFinance
Rabu, 04 Apr 2018 13:44 WIB

Kok Bisa Dolar Singapura Tembus Rp 10.500?

Danang Sugianto - detikFinance
Dolar Singapura. Foto: Ari Saputra Dolar Singapura. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar dolar Singapura terhadap rupiah sudah sempat menyentuh level Rp 10.500. Hari ini SG$1 masih berada di level Rp 10.495.

Menurut Pasar Uang Farial Anwar, pelemahan Rupiah terhadap SG$ lebih dikarenakan fundamental mata uang Garuda itu sendiri. Rupiah terhadap mata uang acuan dunia dolar AS memang sudah melemah cukup dalam, sementara SG$ justru sebaliknya.

"Memang rupiah cenderung melemah sementara dolar Singapura cenderung bertahan. Sehingga terkesan rupiah mengalami pelemahan dibandingkan dolar Singapura," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Rabu (4/4/2018).

Farial menjelaskan, pelemahan rupiah terhadap dolar AS sendiri lebih dikarenakan faktor eksternal yang berasal dari teror kenaikan suku bunga The Fed hingga kebijakan-kebijakan ekstrim Presiden AS Donald Trump.

"Hingga saat ini faktor kenaikan suku bunga The Fed, kebijakan proteksionisme, perang dagang dan lain-lain masih mempengaruhi. Sementara kondisi ekonomi dalam negeri tidak terlalu buruk," tambahnya.


Sementara dolar Singapura cenderung lebih kebal terhadap sentimen itu. Bahkan dolar Singapura cenderung menguat terhadap dolar AS.

Jika dilihat nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pada 3 April 2017 berada di posisi Rp 13.323. Jika dibandingkan posisi kemarin Rp 13.758 sudah melemah 3,26%.

Sementara dalam periode yang sama dolar Singapura justru cenderung menguat terhadap dolar AS sebesar 6,42%, dari SG$ 1.40 menjadi SG$ 1,31.

Jika dihitung secara cross rate, SG$ terhadap Rupiah pada 3 April 2017 berada di posisi Rp 9.516, sementara di posisi kemarin Rp 10.502.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed