Bos BEI Turun Tangan Cek Plafon Gedung Bursa Ambrol, Ini Hasilnya

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 05 Apr 2018 23:10 WIB
Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Jebolnya plafon lantaran ambruknya pipa air di Tower 1 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat Direktur Utama BEI Tito Sulistio Gusar. Dia khawatir semburan air bisa mempengaruhi server sistem perdagangan saham.

Tito pun mengajak serta Head of Information Technology Operations BEI Abdul Munim untuk mengecek langsung ruang server sistem perdagangan saham yang berada di lantai yang sama tempat jebolnya plafon.

"Jadi ada pipa air yang bocor di dua tempat, yang kita takut adalah bahwa di atasnya ruang komputer," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (5/4/2018).




Munim pun menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaannya server perdagangan saham masih aman. Selain mengecek langsung, pihaknya juga memiliki perangkat yang mampu memonitor langsung kondisi server.

"Jadi kondisi sekarang server network tak ada masalah atau kendala karena posisinya agak jauh. Terus selain server juga ada perangkat monitor yang otomatis, jadi kalau ada apa-apa akan ada alat otomatis. So far nggak ada apa-apa, sudah diperiksa semua," terangnya.

Meski begitu, Tito tengah meminta penjelasan serta jaminan kepada pengelola gedung BEI yakni Cushman & Wakefield Indonesia bahwa tidak terjadi lagi kebocoran pipa air. Dia bahkan meminta salah satu WC di dekat ruang server dimatikan saluran airnya.

"Kita baru mau ngomong ke mereka, minta jaminan. Tapi praktis kalau lihat kejadiannya, ini kan enggak ada air di bawah ini, ngerinya kalau air bah, ini kan komputer semua. Mah ketemu pengelola bahwa tidak ada banjir yang masuk ke ruang komputer. Tapi dari yang lihat saya sekarang tidak ada saluran air di ruang komputer tapi ada satu wc, tapi saya perintah itu tidak boleh dipakai, sampai pengelola gedung bilang aman semua, hanya satu wc saja," tambanya.


Kalau pun terjadi kebocoran pipa air di dekat ruang server, BEI juga memiliki server yang sama dengan fasilitas komputerisasi yang sama. Oleh karena itu BEI menjamin perdagangan saham esok hari akan berjalan normal. (dna/dna)