Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Apr 2018 16:17 WIB

Nilai Dividen Anggota Holding BUMN Tambang Berbeda Jauh, Kok Bisa?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Dua anggota holding BUMN tambang yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah mengumumkan untuk membagikan dividen . Namun besarannya berbeda jauh, PTBA mencapai 75% dari laba bersih, sedangkan ANTM hanya 35%.

Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin selaku holding dan pemegang saham pengendali menjelaskan, perbedaan penarikan dividen tersebut untuk menyesuaikan kondisi keuangan kedua perusahaan.


PTBA, kata Budi, memiliki kas yang cukup besar. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expenditures/capex) seluruhnya berasal dari kas.

"Kita melihat perusahaan kalau bisa balance sheet-nya efisien, supaya return on equity-nya tinggi. Kalau terlalu banyak cash dan tidak ada pinjaman itu biasanya return on equity-nya rendah karena equity-nya tinggi sekali sayang sebenarnya," terangnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Dia memandang hal itu justru tidak baik bagi bagi neraca keuangan dan tidak efisien. Sebab seharusnya dengan menyertakan pinjaman maka kelebihan kas bisa digunakan untuk investasi agar return on equity-nya bisa lebih tinggi.

"Kalau terlalu banyak (utang) enggak sehat, tapi kalau terlalu sedikit juga jadi istilahnya lazy balance sheet," imbuhnya.

Menurut Budi, PTBA memiliki EBITDA setiap tahunnya sekitar Rp 9 triliun, sementara kebutuhan capex hanya Rp 6 triliun yang seluruhnya dari kas. "Jadi ada kelebihan Rp 3 triliun, karena kondisinya seperti itu makanya kita tarik," terangnya.

"Sedangkan Antam kebalikannya, Antam debt to ebitda-nya sudah 500% lebih. Jadi enggak bisa terlalu banyak ditarik, sudah strech," tambah Budi.


Sebelumnya PTBA telah mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 3,35 triliun atau Rp 318,521 per lembar saham, atau 75% dari total laba bersih perusahaan pada 2017 sebesar Rp 4,47 triliun.

Sedangkan Antam membagikan dividen Rp 48 miliar, itu merupakan 35% dari perolehan laba bersih di 2017 sebesar Rp 136 miliar. Adapun dividen per saham tahun buku 2017 adalah Rp1,99. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed