Follow detikFinance
Senin, 16 Apr 2018 19:03 WIB

Tips Memilih Saham 'Zombie'

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Saham-saham gocapan kini tengah tenar di kalangan investor saham. Banyak saham-saham yang sudah tidur lama di level Rp 50 tiba-tiba menguat hingga puluhan persen dalam 1 hari.

Hal itu tentu cukup menggiurkan bagi pelaku pasar. Namun membeli saham gocap tentu berisiko tinggi. Sebab saham-saham ini seperti zombie yang tiba-tiba bangkit dan rawan untuk kembali tidur.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan saham gocap memang sangat sulit diprediksi dan tentunya berisiko. Namun ada cara untuk memilih saham gocap.


Dia menyarankan agar mengacu pada perhitungan price to book value (PBV) atau rasio harga terhadap nilai buku. Rasio itu untuk menilai apakah saham gocap sesuai dengan fundamental keuangannya.

"Jadi aset base yang cukup penting, kita harus bandingkan book value dengan harga sahamnya. Ada beberapa saham yang malah cashflow per lembar sahamnya lebih mahal dibandingkan harga saham. Jadi kalau beli itu perusahaan cash-nya lebih besar dari pada yang kita bayar, belum asetnya loh," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (16/4/2018).


Untuk menghitung PBV rumusnya dengan membagi harga saham saat ini dengan nilai buku per lembar saham (book value per share/BVPS). Jika harganya di bawah satu maka saham itu dianggap murah, begitu juga sebaliknya.

Ambil contoh saham PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) yang kini harga sahamnya sudah di level Rp 75. Sementara BVPS HADE saat ini Rp 33, jika dihitung saham ini PBV nya sudah mencapai 2,27 kali atau sudah kemahalan.

Contoh lainya saham PT Smartfreen Telecom Tbk (FREN) yang saat ini harga sahamnya di level Rp 66. Sementara BVPS FREN saat ini Rp 89, jika dihitung maka PBV-nya 0,74 kali atau masih murah.

Itu hanya dua contoh saham gocap yang saat ini aktif ditransaksikan. Meski begitu Hans menghimbau agar tetap melihat kondisi fundamental keuangan perusahaan. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed