Follow detikFinance
Jumat, 20 Apr 2018 16:56 WIB

Rupiah Melemah, IHSG Ikut Melempem

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pagi ini. Tak lama IHSG tergelincir
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke level Rp 13.810. Kemarin, dolar berada di level Rp 13.775, menurut data Reuters.
Pada perdagangan preopening, IHSG stagnan menguat 0,095% ke level 6.355,996. Indeks LQ 45 menguat tipis 0,024 poin ke level 1,040,409.
Membuka perdagangan, Jumat (20/4/2018), IHSG menguat tipis 0,170 ke level 6.356,071. Indeks LQ 45 tergelincir 1,122 poin (0,11%) ke level 1.039,263.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, tersungkur 11,665 poin (0,18%) ke level 6.344,236. Sementara indeks LQ45 turun 4,115 poin (0,40%) ke level 1.036,270.

Masuk ke jeda siang, IHSG terjun 34 poin (0,54%) ke level 6.321,754. Indeks LQ45 turun 9,730 poin (0,94%) ke 1.030,655.
Menutup perdagangan sore ini, IHSG ditutup di zona merah dengan turun 18,026 poin (0,29%) ke 6.337,695. Begitu pula Indeks LQ45 juga melemah 5,894 poin (0,57%) ke 1.034,491.
Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG berada di 6.360,316 dan terendah di 6.314,202. Perdagangan saham terpantau cukup sepi dengan frekuensi perdagangan saham 374.115 kali transaksi sebanyak 7,5 miliar lembar saham senilai Rp 6,3 triliun.
Pelemahan IHSG dipicu melemahnya 7 sektor saham. Saham sektor aneka industri turun paling tinggi sore ini sebesar 1,36%. Sementara sektor yang naiknya paling tinggi adalah sektor perdagangan dengan naik 0,61%.
Sementara itu indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik 0.87% ke level 24,786.64, S&P menguat 1.07% ke level 2,706.39, Nasdaq terangkat 1.74% ke level 7,281.10.
Indeks AS berhasil menguat seiring dengan optimisme pelaku pasar menantikan rilisnya laporan keuangan kuartal I-2018 yang diperkirakan mampu tumbuh 18.6% atau tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, salah satu katalis positif lainnya rilisnya data Housing Starts bulan Maret mampu tumbuh 1.9% (mom) menunjukkan adanya perbaikan ekonomi AS, di mana sebelumnya bahkan turun -3.3% A(mom).
Pergerakan bursa regional mayoritas juga berada di zona merah. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
  1. Indeks Nikkei 225 berkurang 28,939 poin (0,13%) ke level 22.191,180.
  2. Indeks Komposit Shanghai berkurang 45,840 poin (1,47%) ke level 3.071,540.
  3. Indeks Strait Times berkurang 25.350 poin (0,70%) ke level 3.573.380.
  4. Indeks Hang Seng naik 290,109 poin (0,94%) ke level 30.418,330.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Inti Bangun Sejahtera (IBST) naik Rp 1.400 ke Rp 8.600 (19,44%), United Tractors (UNTR) naik Rp 625 ke Rp 36.850 (1,73%), Indah Prakasa Sentosa (INPS) naik Rp 600 ke Rp 3.030 (24,69%) dan Fajar Surya Wisesa (FASW) naik Rp 300 ke Rp 5.825 (5,43%).
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.175 ke Rp 75.800 (1,53%), Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 975 ke Rp 51.125 (1,87%), Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp 400 ke Rp 18.425 (2,12%), Pabrik Kertas Tjiwi Kimia turun Rp 200 ke Rp 8.800 (2,22%).


(eds/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed