Apexindo Tunda Right Issue

Apexindo Tunda Right Issue

- detikFinance
Kamis, 07 Jul 2005 11:17 WIB
Jakarta - Perusahaan pertambangan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) memutuskan untuk menunda pelaksanaan penerbitan saham baru (right issue). Selanjutnya perseroan akan mencari alternatif pembiayaan lain untuk menggantikan right issue. "Perseroan masih membutuhkan waktu untuk mengevaluasi rencana aksi korporasi. Mengingat kondisi pasar pemboran lebih dikuasai asing, maka untuk mendapatkan hasil maksimal perseroan memutuskan untuk menunda right issue," kata Ade R Satari, Corporate Secretary Apexindo dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Kamis (7/7/2005). Semula dana hasil right issue akan digunakan untuk membayar utang kepada PT Medco Energi Finance Overseas B.V (MEFO) dan juga untuk membiayai pembangunan rig lepas pantai jenis jack up ketiga. Ade menegaskan, meski rencana right issue batal, perseroan tetap dapat melakukan percepatan pelunasan utang kepada MEFO. "Percepatan pelunasan utang MEFO akan dilakukan berdasarkan arus dana kas yang dimiliki perseroan," katanya. Sedangkan untuk biaya pembangunan rig lepas pantai jenis jack up ketiga, perseroan akan mencari alternatif pendanaan lain. Perseroan akan tetap memperhatikan kondisi ekonomi, industri pemboran dan hasil evaluasi tentang rig jack up tersebut untuk pencarian dananya. Apexindo merupakan anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang bergerak pada bidang pengeboran minyak bumi dan gas. Sekitar 70 persen lebih sahamnya masih dimiliki oleh induknya. Manajemen Medco sebelumnya juga telah menyatakan akan melakukan divestasi saham APEX untuk meningkatkan kepemilikan publik yang masih kecil. APEX dikabarkan akan mengeluarkan saham baru dalam right issue sebanyak-banyaknya 833 juta saham. Rencananya saham baru yang memiliki nilai nominal Rp 500 per saham akan ditawarkan pada harga Rp 550 per saham. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads