Rupiah Kembali Melorot, Indeks Ikut Tertekan
Jumat, 08 Jul 2005 09:47 WIB
Jakarta - Melemahnya kembali nilai tukar rupiah meski BI dan pemerintah sudah mengeluarkan semua jurusnya, membuat pelaku pasar kian berhati-hati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (8/7/2005) diprediksi bergerak flat cenderung melemah.Investor akan melakukan aksi pembelian selektif terhadap sejumlah saham yang sudah undervalue dan juga sebagai antisipasi keluarnya laporan keuangan semester I-2005.Akumulasi sentimen negatif yang terjadi pada pekan ini terus menekan indeks. Selain melemahnya nilai tukar rupiah dan sejumlah bursa regional, pelaku pasar juga dicemaskan krisis BBM. Bahkan pada perdagangannya Kamis, 7 Juli, IHSG anjlok hingga 9,409 poin pada level 1.108,403.
(qom/)











































